Label

Sabtu, 14 Februari 2015

Post Modern



Tema dari proyek ini adalah "Arsitektur Post Modern”. Definisinya :
Post Modern adalah menggabungkan unsur-unsur modern dengan unsur lain-lain
(vernakular, lokal, komersil, konstektual), juga berarti memperhatikan nilai-nilai yang
dianut oleh arsitek dan penghuni atau masyarakat awam.

Pengertian Post Modern

Pengertian Post Modern :
 Arsitektur yang sudah melepaskan diri dari aturan-aturan modernisme. Tapi
kedua-duanya masih eksis.
 Anak dari Arsitektur Modern. Keduanya masih memiliki sifat/ karakter yang
sama.
 Koreksi terhadap kesalahan Arsitektur Modern. Jadi hal-hal yang benar dari
Arsitektur Modern tetap dipakai.
 Merupakan pengulangan periode 1890-1930.
 Arsitektur yang menyatu-padukan Art dan Science, Craft dan Technology,
Internasional dan Lokal. Mengakomodasikan kondisi-kondisi paradoksal
dalam arsitektur.
 Tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Arsitektur Modern.
Perubahan mendasar dalam sejarah dunia arsitektur adalah saat hadirnya
arsitektur modern. Arsitektur sampai abad ke-19 dianggap sebagai seni
bangunan. Reformasi pemikiran Arsitektur Modern ini mulai muncul pada abad
ke-18, dimana yang dimaksud Arsitektur Modern bukan karya arsitektur,
melainkan ide, gagasan, pikiran atau pengetahuan dasar tentang arsitektur.


Sumber Referensi :
-Klasifikasi & Ciri-ciri Seturut Charles Jencks. Charles Jencks 1960)
-http://sigitsetyoutomo.blogspot.com/

Tips membangun Rumah Islami


Kali ini Saya akan membagi tentang Tips membangun Rumah Islami yang bersumber dari studio-nol-centimeter.blogspot.com

So jadi menurut penulis di Studio-nol-centimeter.blogspot.com :

Suatu hari seorang klien dari Jakarta menghubungi kami lewat email. Beliau seorang karyawan swasta yang memiliki hajat ingin merenovasi rumahnya. Special offer dari beliau yang menurut kami unik adalah, beliau meminta dirancangkan sebuah rumah yang berkonsep Islami, disamping permintaan lainnya berupa rumah bergaya natural dan berkonsep rumah tumbuh, karena kebetulan dana yang dimiliki memang terbatas. Kebutuhan ruang yang dibutuhkan tidak jauh berbeda dengan rumah-rumah tinggal lainnya. Yaitu, 2 buah kamar tidur, 1 kamar tidur utama dilengkapi dengan kamar mandi utama, ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan ruang makan, gudang, dua buah kamar mandi, dan taman. Melihat special offer seperti ini, kami menjadi begitu bersemangat. Karena jarang-jarang kami mendapat klien yang memiliki minat yang spesifik seperti ini. Terlebih lagi, dana yang dimiliki terbatas, sehingga kami semakin tertantang bagaimana mencipatakan desain rumah yang murah, namun tetap terlihat bagus dan menawan.

Konsep Rumah Islami: Hijab, Taman dalam, dan Mushola

Ide pertama yang muncul dari benak kami ketika kami berusaha untuk menerjemahkan konsep rumah Islami adalah, pemisahan antara ruang publik dan privat yang tegas. Di dalam Islam sendiri ada yang dinamakan konsep hijab dimana orang yang bukan muhrim dilarang untuk saling bersentuhan atau berkomunikasi secara “langsung”. Untuk itu, pembatas-pembatas ruangan dan pembagian ruangannya harus tegas antara ruang-ruang yang bersifat publik (seperti ruang tamu, teras) dan bersifat privat (seperti kamar tidur, ruang keluarga, ruang makan, kamar mandi) haruslah jelas dan tegas.

Ruang publik yakni teras dan ruang tamu. Tamu yang kurang akrab dan tidak memiliki kepentingan yang berarti sebaiknya diterima di teras saja. Untuk itu luasan bagi teras sebaiknya cukup besar.
Lalu, ide kedua yang terletup adalah penempatan kamar mandi. Mengapa demikian? Karena, kalau misalnya ada seorang atau beberapa orang tamu yang kurang akrab atau tidak berhubungan kerabat dekat datang ke rumah dan ingin buang air, apa yang akan terjadi? Kalau kebetulan kamar mandi yang kita miliki hanya satu buah dan letaknya jauh ke dalam bagian rumah dekat ruang makan atau bahkan area jemuran, apa yang akan terjadi? “Rahasia-rahasia” yang kita miliki misalnya pakaian dalam yang sedang dijemur, atau dapur yang sedang berantakan, akan terlihat oleh tamu yang tidak akrab itu tadi. Untuk itu, ide kedua ini terfokus pada penempatan kamar mandi yang diletakkan dekat dengan ruang tamu sehingga tamu yang datang akan dengan mudah mengaksesnya kalau-kalau suatu saat ingin buang air. Area kamar mandi tersebut sekaligus merupakan area foyer/ perantara yang menghubungkan antara ruang tamu yang bersifat publik dengan ruang makan yang bersifat privat dengan gorden kain sebagai penyekatnya.

  Luasan foyer ini tidak terlalu besar, untuk itu diperlukan treatment yang menarik agar ruangan kecil itu tetap bersifat unik dan tidak terkesan sempit. Lantai pada area di-finish menggunakan kerikil-kerikil putih sehingga terkesan natural, dan terdapat juga wastafel mini yang menjadi penegas sekaligus pemanis bahwa ruangan di dekatnya adalah kamar mandi yang dapat digunakan oleh tamu.

 Penerjemahan konsep rumah Islami selanjutnya adalah dengan menciptakan area terbuka yang cukup banyak di dalam rumah. Area terbuka ini berupa taman depan, taman dalam, dan taman belakang. Dengan begitu, cahaya dan udara alami akan dapat mengalir masuk dengan mudah ke dalam rumah. Konsep Islam juga sebenarnya adalah bagaimana menyatukan keharmonisan alam dengan lingkungan yang terbangun secara selaras. Hal ini juga dapat kita lihat pada karya arsitektur-arsitektur Islam abad pertengahan di Baghdad, Madinah, ataupun Andalusia, dimana taman dan air mancur adalah elemen penting yang tidak dapat dilepaskan dari ciri arsitektur Islam. Dengan cara ini juga sebenarnya kita sudah dapat melakukan hemat energi secara sederhana, karena tidak menyalakan lampu dan tidak menyalakan pendingin ruangan ketika siang hari. Taman dalam ini juga nantinya dapat digunakan sebagai ruang ekstensi yang dapat digunakan ketika ada hajatan berlangsung, seperti pengajian ataupun pesta kebun.


  Faktor selanjutnya yang mempengaruhi sebuah konsep rumah islami adalah keberadaan sebuah mushola. Mushola terletak di pusat rumah dan berdekatan dengan area taman dalam. Ini mengandung filososfi bahwa mushola dan taman menjadi sentral dari keberlangsungan kehidupan penghuni rumah. Taman yang merupakan aliran sumber energi penting berupa cahaya dan udara, bertemu dengan mushola yang merupakan sumber ilmu dan pengembangan pendidikan keluarga. Di mushola, semua anggota keluarga dapat sholat berjamaah, berdiskusi seusai sholat, atau membaca buku dan Al-Quran secara berjamaah. Keberadaannya yang diletakkan dekat dengan area taman selain konsep filosofis tadi, adalah agar ketika sedang beribadah, penghuni akan merasakan kesejukan sehingga ibadah akan menjadi lebih terasa khusyuk.


 Lalu bagaimana dengan kaligrafi dan semacamnya? Terserah saja. Kaligrafi, lukisan abstrak, adalah elemen dekorasi yang bebas yang bersifat pemanis. Kalau Anda merasa dengan dipasangnya kaligrafi di dalam rumah, suasana Islami dan Surgawi akan semakin terasa, mengapa tidak? Asalkan jangan memajang lukisan atau patung yang berbentuk makhluk hidup, karena masih menjadi pedebatan antar Ulama. Kalau ingin memajang patung, sebaiknya ambil jalur aman saja. Pajang saja patung yang berbentuk abstrak atau patung yang berbentuk tumbuhan, pohon, tanaman, dan semisalnya agar kita terhidnar dari syubhat.

Penerjemahan Konsep Rumah Tumbuh dan menciptakan kesan natural

Pada penerjemahan konsep rumah tumbuh yang diminta, kami merancang ruangan utama terlebih dahulu secara kompak dalam ukuran standar minimum dan sesuai kebutuhan ruang saja. Karena pembangunan nantinya akan dibagi menjadi dua tahap. Perancangan difokuskan pada area lantai1 dan sebagian lantai2. Lantai1 terdapat beberapa ruang utama seperti teras, ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan ruang makan, taman, dan kamar tidur utama. Sedangkan lantai dua pada tahap pertama ini difokuskan pembangunannya pada kamar tidur anak, ruang cuci jemur dan kamar mandi. Area sisa yang sudah terbangun dan di-dak hanya difungsikan sebagai ruang bermain dan taman atap tempat merawat anggrek atau pot-pot tanaman. Pada tahap kedua nanti, area taman tersebut dapat dijadikan 3 buah kamar tidur tambahan dan ruang bermain dapat dijadikan ruang keluarga yang lebih privat sifatnya.


 Untuk menghemat dana, material yang digunakan adalah bata yang diekspose. Namun agar tetap terlihat cantik dan tidak kusam, bata tersebut disusun tegak lurus seperti dinding anyaman bambu/ gedhek. sehingga kesannya cukup artistik dan tetap menarik. Selain itu, dengan kombinasi semen ekspose dan beberapa bagian dinding yang dicat dengan menggunakan
cat
 warna ranye akan menciptakan kesan natural semakin kentara.


 Aksen oranye tadi akan membuat sebuah penegasan dalam ruangan tersebut. Penggunaan material lainnya adalah kayu dolken yang digunakan pada fasad/ tampak depan rumah ini. Dengan begini, rumah akan semakin tampak natural, selain tentunya cukup murah dan suatu saat kalau-kalau sudah ada dana untuk membangun rumah tahap kedua, pembongkarannya tidak terlalu sulit. Kayu dolken juga digunakan di bagian interior sebagai sekat mushola dan dapur. Kesan natural dan artistiknya diharapkan akan semakin mencuat.
 Demikian tips dari kami, kali ini tentang rumah Islami, rumah tumbuh, dan menciptakan kesan natural. Mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda yang akan membangun rumah. Kalau Anda kesulitan, jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi kami, atau arsitek kenalan Anda. Salam!



Referensi dan Sumber :

http://studio-nol-centimeter.blogspot.com/2010/05/tips-merancang-rumah-islami.html


8 Prinsip Desain Rumah dengan Konsep Islam


Anda mungkin pernah mengalami bertamu ke rumah saudara atau teman, dan ketika itu anda akan melaksanakan sholat. Namun anda tidak mendapati tempat sholat kecuali ruang tamu atau kamar tidur. Kenapa demikian, kebanyakan orang mendesain rumah tidak memperhatikan keberadaan tempat sholat di dalam rumahnya.
rumah islami
Selama ini kebanyakan desain rumah, terutama perumahan mengabaikan ruang khusus untuk beribadah sholat. Memang benar sholat bisa dilaksanakan dimana saja, akan tetapi agar sholat lebih khusuk diperlukan tempat yang terhindar dari lalu lalang orang. Sholat juga bisa di lakukan di kamar tidur, namun apabila ada tamu yang kebetulan tidak menginap, akan merasa sungkan untuk masuk ke kemar tidur di rumah anda.
Mendesain konsep rumah (kunjungi dapur pusat sosialisasi) yang islami adalah salah satu upaya menegakan syariat dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga. Hal ini sesuai dengan perintah Allah di dalam al-qur’an “ Jagalah kamu dan keluargamu dari api neraka”
Ada beberapa hal yang penting dan prinsip yang harus diperhatikan ketika mendesain rumah agar rumah yang anda tempati menjadi sarana untuk meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Allah atau melaksanakan Islam secara kaffah.
  1. Jauhkan rumah dari segala sesuatu yang mengandung kesyirikan.
Mendesain rumah dengan konsep islam harus mengedepankan konsep agama islam yang memurnikan tauhid kepada Allah. Hindarkan ornament, atau hiasan yang mengandung nilai kesyirikan, khurofat, dan takhayul seperti patung, benda-benda pusaka, gambar dan lukisan makhluk bernyawa. Rumah juga terbebas dari pola pendirian rumah berdasarkan Feng  Sui. Proses pendirian rumah benar -benar memanfaatkan luas lahan tidak terikat dengan kepercayaan keberuntungan jika menghadap ke titik tertentu.
  1. Jangan menempelkan gambar atau lukisan makhluk yang bernyawa.
Gambar dan lukisan makhluk bernyawa didalam agama islam dilarang. Semua ulama sepakat atas keharamanya berdasarkan hadis “
Dalam hadits muttafaqun ‘alaih disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لاَ تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ
”Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)” (HR. Bukhari 3224 dan Muslim no. 2106)
Adanya pendapat yang membolehkan oleh sebagian orang tidak lantas membatalkan hadis diatas. Pendapat yang membolehkan jelas bertabrakan dengan hadis jadi tidak bisa diterima.
Sebagai pengganti apabila anda seorang pecinta seni lukis, anda bisa memasang gambar gunung, pohon atau pemandangan alam lainya. Anda juga bisa memasang gambar abstrak.
3. Jangan mendesain toilet menghadap atau membelakangi kiblat.
Islam adalah agama wahyu, sekecil apapun kalau itu datang dari wahyu dan dari hadis yang shohih harus dilaksanakan tanpa perlu bertanya mengapa?. Salah satu larangan membuat posisi toilet menghadap atau membelakangi kiblat berdasar hadis
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ الْمِصْرِيُّ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ الْحَارِثِ بْنِ جَزْءٍ الزُّبَيْدِيَّ يَقُولُ أَنَا أَوَّلُ مَنْ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ حَدَّثَ النَّاسَ بِذَلِكَ
janganlah salah seorang dari kalian kencing dgn menghadap ke arah Kiblat. Dan akulah orang yg pertama kali menyampaikan hadits ini kepada orang-orang. [HR. ibnumajah
Desainlah toilet menghadap ke utara atau selatan.
4. Desain kamar mandi sekaligus ruang ganti pakaian.
Islam sangat menjaga kehormatan. Islam mengajak pemeluknya menutup aurot. Oleh karena itu , sering kita dapati kamar mandi yang tidak dilengkapi peralatan ganti baju membuat pemakainya atau anggota keluarga yang mandi keluar dalam keadaan belum tertutup aurotnya secara sempurna, misalnya keluar kamar mandi masih mengenakan handuk. Kalau kebetulan yang melihat masih anggota keluarga tidak terlalu bermasalah, namun jika yang melihat tamu, tentu ini akan menimbulkan fitnah.
5. Pisahkan kamar anak laki-laki dengan kamar anak perempuan.
Memisahkan kamar anak laki-laki dengan anak perempuan merupkan bagian dari syariat Islam. Islam menutup celah kemungkinan terjadinya perzinahaan antara saudara kandung. Jika tidak diantisipasi sejak dini perbuatan tercela tersebut sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu Islam memerintahkan memisahkan anak laki-laki dengan anak perempuan terutama ketika mereka sudah baligh. Hal ini sesuai hadis ‘
مُرُوا أولادكم بالصلاة وهم أبناءُ سبع سنين، واضربوهم عليها وهمأبناءُ عشر سنين؛ وفرَقوا بينهم في المضاجع
Perintahkan anak-anak kalian shalat pada usia 7 tahun, pukullah mereka jika meninggalkannya pada usia 10 tahun dan pisahkan di antara mereka tempat tidurnya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dihasankan oleh An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin dan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud)
6. Buat konsep rumah rajin belajar bagi penghuninya.
Islam memerintahkan pemeluknya untuk rajin belajar seperti ayat alqur’an yang turun pertama kali. Perintah yang pertama diturunkan di dalam al qur’an adalah “bacalah”. Mendesain ruang ibadah sekaligus ruang perpustakaan mini dengan koleksi buku-buku agama yang bermanfaat akan membuat penghuninya semakin rajin mendalami agamanya. Ruang sholat juga bisa dijadikan ruang mengaji al qur’an , hadis bagi anak-anak dan keluarga.
7. Sediakan tempat wudhu dan kran diluar kamar mandi.
Untuk mengambil air wudhu , tidak harus di dalam kamar mandi meskipun tidak dilarang wudhu di kamar mandi. Namun ada beberapa aturan ketika wudhu di kamar mandi yang ada toiletnya, atau kamar mandi sebagai tempat buang hajat. Islam melarang berzikir di dalam kamar mandi atau toilet. Oleh karena itu usahakan ada kran untuk wudhu di luar kamar mandi seperti di atas kolam di taman belakang rumah atau di depan rumah.
8. Halangi pandangan orang luar melihat langsung ke dalam rumah.
Islam memerintahkan pemeluknya menutup aurot oleh karena itu desainlah rumah yang melindungi penghuninya dari terlihat aurotnya dari luar rumah. Pintu dan Jendela sebaiknya tidak langsung menghadap ruangan di dalam rumah karena kadang- kadang orang di dalam rumah tidak menutup aurotnya secara sempurna.
Demikianlah 8 kaidah umum konsep rumah yang sesuai dengan syariat Islam. (tertarik dengan tren dapur dengan bahan metal?) Rumah menggambarkan siapa penghuninya. Kalau anda seorang yang bertaqwa kepada Allah, konsep rumah Islami adalah sebuah keharusan.
Referensi :
http://prodezign.web.id/?p=73

Desain Rumah Islami

Saat mengatakan rumah yang Islami maka sebagian besar orang akan mengatakan bahwa desain rumah Islami adalah bernuansa Islam secara dekoratif semata :-) , tidak mengacu pada desain ataupun denah rumah. Elemen-elemen dekoratif itu bisa berupa gambar, foto, lukisan, mekah, masjid Nabawi atau ikon islam lainnya. Padahal Islam juga memiliki desain arsitektur sendiri yang tentunya sesuai dengan Al Quran dan Hadist Rasulullah SAW. Bangunan arsitektur tersebut harus sesuai dengan nilai-nilai Islam, antara lain


Desain Rumah Islami
  1. Pertama, bangunan didirikan tidak ada didalamnya unsur syirik dalam pembuatannya, desain rumah dan ornamen di dalamnya (termasuk didalamnya penggunaan patung). Oleh karena itu, hiasan dan ornamen interior dalam desain rumah Islami banyak menggunakan motif tumbuhan, kaligrafi dan geometri.
  2. Kedua,  memakai struktur matematika dalam Al Qu’ran yang menghubungkan intelektual dan spiritual Islam yang menggunakan simbol-simbol numerik dari huruf dan kata. Oleh karena itu, desain rumah Islami dan seni arsitektur Islam berkembang dalam konsep geometri, astronomi dan metafisik.
  3. Ketiga, konsep desain rumah yang berbasis geometri murni sehingga bangunan memiliki “badan” yang didesain dengan konsep geometri. Adapun jiwanya dapat didesain dengan memodifikasi pencahayaan, ventilasi, landskap, warna, tekstur, dan interior dan eksterior.
  4. Keempat, mengaplikasikan konsep surga di bumi yang diterjemahkan dalam konsep taman di rumah. Kelima, konsep cahaya sebagai simbol spiritualitas. Arsitektur Islam dan desain rumah Islami mendesain pencahayaan, bayang-bayang, panas dan dingin dari angin, air beserta efek pendinginnya, dan tanah.

Untuk selanjutnya konsep-konsep tersebut dapat diwujudkan melalui desain dalam denah rumah keseluruhan.  Desain rumah hendaknya tidak ditujukan untuk menunjukkan status sosial seseorang namun tetap indah tanpa jadi berlebihan. Ramah terhadap lingkungan dan hubungan bertetangga baik dengan membuat dinding atau pagar yang tidak terlalu tinggi. Lalu untuk menjaga privasi, pintu utama dan teras usahakan tidak diletakkan secara tegak lurus dengan ruang tamu, sebaiknya disamping rumah. Hal ini dimaksudkan agar ketika tuan rumah membuka pintu, seorang tamu tidak langsung melihat isi rumah melainkan hanya sebagian kecil saja. Kemudian yang paling penting dalam desain rumah Islami adalah letak toilet sebaiknya tidak menghadap kiblat, usahakan menghadap utara atau selatan. selamat mewujudkan desain rumah islami

referensi :
http://www.rumahbangun.com/desain-rumah-islami
http://www.ellstudioarsitek.com/2013/09/rumah-islami.html

Konsep Rumah Ramah Lingkungan

Pemanasan global menjadi ancaman dan perhatian serius bagi seluruh penghuni bumi. Melakukan penghematan energi bisa dilakukan mulai dari hal-hal kecil, termasuk dari konsep desain rumah tinggal.

Sebagai tempat aktivitas setiap keluarga, rumah tinggal adalah tempat yang sangat menyerap penggunaan energi, kedua terbesar setelah industri. Bayangkan, didalamnya manusia beraktivitas selama 16 jam bahkan mungkin lebih, yang didukung dengan penggunaan listrik yang memakan energi cukup besar. Menuju bangunan atau rumah yang ramah lingkungan, artinya kita harus mengukur mengenai dampak pada lingkungan luar serta membantu memperbaiki lingkungan dalam. Aspek yang terkait adalah rancangan arsitektur bangunan, metodologi membangun, material bangunan, efisiensi penggunaan energi, efisiensi penggunaan air dan life cycle ecological living.


Desain rumah ramah lingkungan merupakan bentuk dukungan terhadap keramahan lingkungan. Yang berarti, haruslah hemat energi, karena eksplorasi terhadap penggunaan energi dapat mengancam kehidupan generasi penerus. Gerakan penghematan energi bisa dilakukan kala kita hendak membangun rumah baru atau merenovasi rumah. Apa sajakah itu?

Efisiensi Pencahayaan

Manfaatkan semaksimal mungkin cahaya matahari sebagai sumber cahaya di pagi hingga sore hari. Menggunakan cahaya matahari dapat menghemat energi listrik dari lampu yang digunakan di siang hari. Pencahayaan alami bisa diperoleh melalui pencahayaan samping yaitu dari jendela, dan pencahayaan atas yang berasal dari lubang atap. Buatlah desain rumah yang lebih terbuka pada dinding dan atap, agar cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah secara lebih maksimal. Mengurangi sekat ruangan, menyatukan fungsi ruang, dapat memaksimalkan cahaya yang masuk ke dalam rumah.

Efisiensi Ruang

Menggabungkan lebih dari satu fungsi dalam satu ruangan, adalah pilihan baik, dibanding harus memboroskan ruang. Misalnya meniadakan fungsi ruang tamu, karena kita jarang menerima tamu, atau lebih sering menerima tamu di teras. Buat saja ruang keluarga yang lebih besar, agar bisa nyaman dan maksimal untuk bercengkrama sekaligus menerima tamu yang sudah kenal dekat. Dalam hal ukuran bangunan, lebih besar tidak selalu lebih baik. Karena makin kecil (baca : sederhana) bangunan, akan makin baik control aspek lingkungan terhadap bangunan tersebut.
"Bangunan ramah lingkungan, dirancang dengan massa ruang, keterbukaan ruang, dan hubungan ruang luar-dalam yang cair, teras lebar, ventilasi bersilangan, dan void berimbang."

Pembayangan Ruang Luar, Kulit Bangunan, Ventilasi

Pemilihan bahan dan desain pembayangan, serta bukaan ventilasi yang baik, mempengaruhi kenyamanan dan energi dalam rumah. Berikan secondary skin pada dinding bagian luar, terlebih jika rumah menghadap ke arah barat. Buat teritisan di atas bukaan, yang fungsinya meredam panas matahari secara langsung ke dalam rumah. Bangunan dirancang dengan teras lebar, ventilasi bersilangan; yaitu membuat bukaan (jendela) pada dua dinding yang berbeda, innercourt serta void berimbang, untuk sirkulasi udara dan cahaya alami ke seluruh ruangan, agar hemat energi.

Atap yang “Dingin”

Pilih bahan penutup atap yang memiliki nilai hambatan hantaran panas cukup besar, dan kemampuan memantulkan panas dengan baik. Penggunaan atap dari bahan tanah atau keramik, sangat baik untuk kenyamanan ruang dalam. Tambahkan pula lembaran aluminium foil yang dipasang di bawah penutup atap. Material styrofoam yang dilapis beton (beton Styrofoam) juga berpotensi membuat dingin ruang dalam. Dinding rumah tetap terasa “dingin” meskipun saat siang hari.

Material Ramah Lingkungan

Gunakan bahan bangunan yang tepat, efisien, dan ramah lingkungan. Pilih produk lokal yang berkualitas, untuk meminimalkan terjadinya kontaminasi lingkungan, mengurangi pemakaian sumber daya alam tak terbarukan dengan optimalisasi bahan baku alternatif, serta menghemat penggunaan energi secara keseluruhan. Memilih bahan baku lokal atau dari pabrik terdekat berarti menghemat transportasi dan mengurangi karbon emisi dari kendaraan. Tak ada salahnya, memanfaatkan material bekas atau sisa bahan renovasi, misalnya genteng bekas, kayu atau bambu bekas perancah, kusen lama.

Pemanfaatan Lahan Hijau

Elemen vegetasi berpotensi untuk menyejukkan lingkungan dan menurunkan udara panas, serta meredam panas. Semakin banyak pohon yang ditanam, udara makin sejuk dan oksigen yang dihasilkan dapat mencegah pemanasan global. Ciptakan roof garden atau vertical garden, jika halaman tidak memungkinkan. Dinding yang dijalari tanaman rambat membuat suhu udara di luar dan di dalam turun, sekaligus untuk pasokan udara bagi penghuni.

Gaya Hidup Hemat

• Hemat Air. Kurangi kebiasaan berendam di bathtub, mencuci kendaraan dengan air yang mengalir dan terbuang kemana-mana. Ganti bak mandi atau bathtub dengan shower , untuk menghemat air.
• Buat sumur resapan, lubang biopori atau septictank ramah lingkungan yang tidak mencemarkan lingkungan.

• Memakai perangkat elektronik dan rumah tangga yang hemat energi, akan berpengaruh dengan biaya listrik yang dikeluarkan tiap bulan. Pilih yang hemat energi listrik, sehingga memiliki life cost yang ringan untuk operasionalnya

Referensi:
http://aplatteroffigs.blogspot.com/2014/03/konsep-rumah-ramah-lingkungan.html

Pondasi dan Jenis-Jenisnya

Pondasi adalah suatu konstruksi pada bagian dasar struktur bangunan (sub-structure) yang berfungsi meneruskan beban dari bagian atas struktur bangunan (upper-structure) ke lapisan tanah yang berada di bagian bawahnya tanpa mengakibatkan keruntuhan geser tanah, dan penurunan (settlement) tanah/ Pondasi yang berlebihan.

Karena kekuatan dari sub-struktur ini tergantung pada karakteristik tanah pendukungdan pengaruh dari super-struktur, maka struktur pondasi dan lapisan tanah harus diperhitungkan sebagai satu kesatuan.

Pondasi harus diperhitungkan untuk dapat menjamin kestabilan Bangunan terhadap berat sendiri, beban - beban bangunan, gaya-gaya luar seperti : tekanan angin, gempa bumi, dan lain-lain. Disamping itu, tidak boleh terjadi penurunan melebihi batas yang diijinkan. Agar Kegagalan fungsi pondasi dapat dihindari, maka pondasi Bangunan harus diletakkan pada lapisan tanah yang cukup keras, padat, dan kuat mendukung beban bangunan tanpa menimbulkan penurunan yang berlebihan.
Adapun beberapa pengertian pondasi dalam kontruksi, antara lain :
1. Suatu badian konstruksi bangunan yang memiliki fungsi untuk memindahkan beban/bobot/gaya yang ditimbulkan oleh banguna yang ada diatasnya kedalam tanah.
2. Bagian bangunan yang menghubungkan bangunan tersebut dengan tanah, dimana tanah harus menerima beban dari bangunan tersebut (beban mati dan beban hidup) dan tugas pondasi untuk membagi beban itu sehingga tekanan tanah yang diizinkan (daya dukung) tidak terlewati.
3. Konstruksi yang diperhitungkan sedemikian rupa sehingga dapat menjamin kestabilan bangunan terhadap berat sendiri dan menghindari penurunan bangunan yang tidak merata.
Berdasarkan letak dan posisinya, pondasi digolongkan menjadi 2 jenis :

a. Pondasi dangkal (shallow footing) yang berupa :

•Pondasi tapak (square footing). Dimana beban yang disalurkan disebarkan melalui lebar telapak pondasi. Dimana intensitas beban yang diteruskan ketanah haruslah lebih kecil dari daya dukung tanah yang diijinkan.


•Pondasi menerus (continous footing). Dapat digunakan pada tanah yang seragam.
Ciri-ciri Pondasi menerus adalah :
• Ukuran sama besar dan terletak pada kedalaman yang sama;
• Dipasang di bawah seluruh dinding penyekat dan kolom;
• Biasanya digunakan sebagai pondasi bangunan tidak bertingkat;
• Untuk tanah lembek, dibuat dari sloof memanjang bagian bawah diperlebar menjadi pelat.





•Pondasi Setempat. Dibuat pada bagian yg terpisah (di bawah kolom pendukung/kolom struktur), tiang, dsb), juga biasa digunakan pada konstruksi bangunan kayu di daerah rawa-rawa. Pada bangunan sementara sering juga digunakan penumpu batu alam massif yang bertarah dan diletakkan di atas permukaan tanah yang diratakan.





b. Pondasi Dalam (Deep Footing), yang antara lain :
•Pondasi tiang pancang. Beban dan bobot disalurkan dengan mekanisme pergeseran antara tanah dan pondasi (tiang), dan dukungan dari lapisan tanah keras pada kedalaman tertentu. Pile adalah komponen penerus beban yang berbentuk panjang dan vertical. Pile dapat terbuat dari bahan kayu, besi/baja, beton atau kombinasi diantaranya, tergantung dari berat beban yang dipikul.



•Pondasi caisson; yaitu macam pondasi dalam yang mempunyai diameter tiang yang besar.Pondasi yang berupa konstruksi sumuran vertical yang mencapai tanah keras. Bilamana bangunan terletak pada tanah yang berpasir dan letak tanah keras pada lapisan yang dalam, maka tipe pondasi ini perlu dipertimbangkan. Dengan kata lain sumuran sebenarnya merupakan kolom pada sub struktur yang berfungsi mendukung beban dari upper struktur dan melaluinya beban akan disalurkan ke tanah.



Pada umurnnya Pondasi dangkal digunakan untuk kondisi lapisan tanah keras terletak dekat permukaan, sedangkan Pondasi dalam digunakan apabila lapisan tanah keras jauh dari lapisan permukaan tanah.


Referensi

http://tukangbata.blogspot.com/2013/01/pondasi-definisi-jenisnya-dalam.html

Rumah Minimalis

RUMAH minimalis adalah sebuah gaya arsitektur bangunan yang tengah menjadi tren di metropolitan. Karya arsitektur bangunan, termasuk rumah minimalis, merupakan pilihan-pilihan terhadap bentuk arsitektur sebagai akibat budaya. Bukan sekadar latah ikut-ikutan tren.

Rumah Minimalis

MINIMALIS adalah pola berpikir, bekerja, dan suatu cara hidup. Sebuah cara pandang baru dalam melihat desain sebagai refleksi cara hidup masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan.
Rumah minimalis pun hadir dengan karakter lebih jelas (bentuk dan ruang geometris, sederhana), lebih baik (kokoh), dan lebih kuat dengan ruang- ruang yang kosong (sedikit ornamen dan perabotan). Prinsipnya semakin sederhana, maka kualitas desain, ruang yang ada, dan penyelesaian bidang struktur harus semakin lebih baik. John Pawson yang dianggap sebagai guru “minimalisme” menghadirkan desain rumah yang minim garis, suasana yang hening dan indah.
Namun perlu dicatat terlalu minimalis akan menjadi steril, tunggal rupa, dan cenderung membosankan. Untuk itu perlu dipahami bersama bagaimana pengembangan dasar rumah minimalis dalam konteks budaya masyarakat urban kita.
Apakah bentuk minimal selalu kotak sederhana atau ada bentuk lain? Bentuk rumah minimalis tidak selalu harus kotak sederhana, tetapi juga dapat berbentuk platonik geometri menjadi bagian dari lanskap yang “tiba-tiba” muncul ke atas. Namun, jika rumah tersebut memang hanya diperlukan bentuk kotak, maka bentuk kotak merupakan hasil dari suatu proses kebutuhan fungsi, bukan karena pemaksaan ataupun latah mengikuti tren.
Minimum is ultimate ornament. Minimum menjadi tujuan sekaligus ornamen itu sendiri yang sederhana dan murni (simple and pure). Garis-garis lurus, bidang-bidang datar yang mulus, terkadang kasar, dan pertemuan bidang yang serba siku tegak lurus. Blocking massa, material, pencahayaan, pengulangan, sirkulasi ringkas, optimalisasi multifungsi ruang dan berurut.
Apakah jenis bahan material yang digunakan harus sesedikit mungkin? Pemakaian beragam bahan material seperti kayu, batu bata, batu kali, kaca, beton ekspos, atau baja juga dapat tampil murni. Ekspos dominasi bahan material tertentu akan menghasilkan efek yang berbeda-beda. Desain dan perhitungan struktur yang detail dapat menghemat pemakaian bahan material dengan hasil bangunan tetap optimal.
Penyelesaian mulai dari lantai, dinding, pintu, jendela, lubang angin, skylight, plafon, hingga atap, dengan kombinasi pemakaian bahan secara konsisten. Rangka (beton, baja), dinding (kaca, kayu, beton polos/ekspos, baja, batu kali, batu bata, hebel, batako), pintu dan jendela (kayu, metal), tangga (beton, baja, kayu, fiberglass), skylight (fiberglass), lantai (semen, teraso, keramik, marmer, parquet), plafon (tripleks, gipsum) atau tanpa plafon (beton ekspos, ekspos rangka atap baja, kayu) dan atap (genteng, sirap, baja).
Penggunaan warna-warna cerah (merah, oranye, kuning) pada beberapa bidang ekspos akan memperkuat aksen rumah minimalis dan menjadikannya titik pusat perhatian lingkungan.
APAKAH arsitektur rumah minimalis itu murah karena pemakaian kata minimal?
Apakah membangun rumah minimalis itu harus mahal? Bagi pasangan muda atau eksekutif muda yang mendambakan rumah minimalis sebagai bagian simbol kehidupan metropolis, keterbatasan dana jelas menjadi kendala utama.
Rumah minimalis menekankan bentuk desain yang lugas, polos, sederhana, tidak rumit, kompak, dan efisiensi ruang. Mahal murah suatu bangunan sangat ditentukan oleh pemakaian bahan material yang digunakan dari desain yang diusulkan. Adapun biaya struktur bangunan rumah umumnya memakai harga standar pasaran. Penyelesaian pekerjaan yang rapi dan penuh kehati-hatian menuntut tenaga tukang yang terampil, jeli, dan berpengalaman sehingga membuat biaya tukang di atas harga pasaran.
Kesan minimalis juga tampil pada sikap arsitek, atas persetujuan klien sebagai calon penghuni rumah, untuk “sukarela” mereduksi berbagai kebutuhan yang tidak penting. Hanya bagian esensial fungsi rumah saja yang tetap dipertahankan sehingga jika rumah tersebut berkesan minimalis, itu hanyalah merupakan hasil dari sebuah proses. Bukan tujuan akhir. Keindahan rumah minimalis secara optimal terjadi dari kemurnian fungsi itu sendiri.
Apakah rumah minimalis nyaman untuk ditempati?
Rumah minimalis jelas akan terasa nyaman untuk ditinggali bagi masyarakat urban yang serba praktis, fungsional, ringan, hemat, dan efisien, karena minimalis adalah pengejawantahan gaya hidup mereka, sesuai dengan kebutuhan fungsi mereka. Simbol gaya hidup metropolis. Sebuah cara hidup sederhana secara total.
Perabotan rumah mengikuti bentuk dasar geometris bangunan, efisien, dan fungsional saja. Penataan cahaya lampu yang cermat dan berseni (lampu sorot, lampu tanam, lampu gantung, lampu taman) membuat rumah minimalis tampak lebih artistik di malam hari.
Rumah minimalis akan terus berkembang seiring dengan kreativitas arsitek, inovasi desain, dan ditunjang kecanggihan teknologi, membuat penampilan rumah minimalis akan selalu hadir dengan terobosan- terobosan baru yang segar, detail yang makin sempurna, dan harga yang semakin terjangkau. Kehadiran rumah minimalis justru menjadi media komunikasi antara arsitektur dan lanskap dengan bentuk kekontrasannya antara alam dan sesuatu buatan manusia (budaya).
Penataan taman bergaya minimalis akan memberikan “roh” kelembutan terhadap kekakuan bentuk bangunan, kekerasan bahan material, dan keselarasan hidup dengan lingkungan teduh sekitar. Kehadiran pepohonan yang rindang, halaman berumput, dan tanaman teduh lainnya memberikan suasana segar dan hidup untuk mengisi “kehampaan” rumah minimalis.
Pada akhirnya nilai keindahan rumah minimalis tidak lagi mengandalkan ornamen dan obyek artifisial, tetapi lebih bermakna kepada sebuah kejujuran bentuk, fungsi, dan penjiwaan ruang yang diciptakan. Maka tak heran jika kemudian rumah minimalis menjadi pilihan masyarakat urban yang merindukan kejujuran, kesederhanaan, dan kepolosannya.
GAYA MINIMALIS
Gaya minimalis itu mengacu kepada gaya hidup. Arti bangunan minimalis itu sendiri sebenarnya terinspirasi dari gaya hidup Zen, berasal dari Jepang. Zen, beranggapan semakin sedikit perabotan atau benda yang  kita gunakan atau miliki, maka semakin tenanglah kehidupan seseorang. Itulah sebabnya pada gaya desain rumah minimalis sedikit sekali menerapkan atau bermain warna. Dalam penataan desain interior nya juga sesedikit mungkin menaruh furnitur.






Referensi :
-http://sakalima.com/post/arsitek-rumah-minimalis
-http://www.arsindo.com/artikel/pengertian-rumah-minimalis/